Archive for the 'Umum' Category

14
Okt
10

Majalah SWA: Indonesia’s Best Wealth Creators 2010

Kalau ingin beli saham, inilah 100 perusahaan Indonesia Tbk yang paling menguntungkan tahun 2010 menurut versi Majalah SWA. Ukuran yang digunakan adalah Wealth Added Value (WAI) punya Stern Stewart & Co. WAI dihitung sejak 2005 s.d. 2008. Sebagai tambahan, boleh juga mimpi menjadi pemegang saham pengendali, nama juga mimpi siapa yang melarang, hehe …

Ini adalah kali ke-3 Majalah SWA menyelenggarakan kontes. Dari 100 perusahaan hanya 28 perusahaan yang mempunyai WAI positif, yaitu urutan 1 s.d. 28. Tahun 2009 hanya 13 yang WAI-nya positif. Peringkat () adalah posisi tahun 2009.

WAI POSITIF
1(2). Perusahaan Gas Negara (Utilitas)
2(96). Astra International (Otomotif & Komponen)
3(3). Tambang Batubara Bukit Asam (Energi)
4(75). United Tractors (Barang Modal)
5(90). Indocement Tunggal Prakarsa (Material)
6(1). Bank Central Asia (Bank)
7(7). Astra Agro Lestari (Makanan & Rokok)
8(9). Semen Gresik Persero (Material)
9(78). International Nickel Indonesia (Material)
10(-). Delta Dunia Makmur (Tekstil & Garmen)
11(84). Indofood Sukses Makmur (Makanan & Rokok)
12(79). Aneka Tambang (Material)
13(12). Timah (Material)
14(66). Unilever Indonesia (Makanan & Rokok)
15(56). Sinar Mas Multiartha (Keuangan Nonbank)
16(58). Adira Dinamika Multi Finance (Keuangan Nonbank)
17(18). Multi Bintang Indonesia (Makanan & Rokok)
18(6). Plaza Indonesia Realty (Jasa Konsumen)
19(8). Bentoel International Investama (Makanan & Rokok)
20(24). Mayora Indah (Makanan & Rokok)
21(14). Hexindo Adiperkasa (Barang Modal)
22(11). AKR Corporindo (Barang Modal)
23(10). Bank Mega (Bank)
24(-). Delta Djakarta (Makanan & Rokok)
25(29). Astra Otoparts (Otomotif & Komponen)
26(-). Merck (obat-obatan, Bioteknologi)
27(20). Tunas Ridean (Ritel)
28(46). Panin Insurance (Asuransi)

WAI MASIH NEGATIF
29(-). Fast Food Indonesia (Jasa Konsumen)
30(-). Petrosea (Barang Modal)
31(74). PP London Sumatra (Makanan & Rokok)
32(-). Alfa Retaillindo (Ritel)
33(15). Mandom Indonesia (Peralatan Rumah Tangga & Produk Personal)
34(-). Pelayaran Tempuran Emas (Transportasi)
35(30). BFI Finance Indonesia (Keuangan Nonbank)
36(59). Summarecon Agung (Real Estate)
37(77). Holcim Indonesia
38(32). Samudera Indonesia (Transportasi)
39(45). Jaya Real Property (Real Estate)
40(-). Multistrada Arah Sarana (Otomotif & Komponen)
41(-). Indo Acidatama (Tekstil & Garmen)
42(23). Buana Finance (Keuangan Nonbank)
43(37). Indomobil Sukses International (Ritel)
44(16). Humpuss Intermoda Transportasi (Energi)
45(48). Unggul Indah Cahaya (Material)
46(43). Jakarta Intl Hotel & Dev (Jasa Konsumen)
47(93). Bank Mandiri (Bank)
48(22). Ultrajaya Milk Ind & Trading (Makanan & Rokok)
49(47). Multipolar (Technology Hardware & Equipment)
50(-). Sierad Produce (Makanan & Rokok)
51(55). Equity Development Investama (Asuransi)
52(42). Asahimas Flat Grass (Barang Modal)
53(34). Pembangunan Jaya Ancol (Jasa Konsumen)
54(49). Surya Citra Media (Media)
55(60). Matahari Putra Prima (Ritel)
56(52). Mitra Adiperkasa (Ritel)
57(-). Arpeni Pratama Ocean Line (Transportasi)
58(53). Kimia Farma Persero (obat-obatan, Bioteknologi)
59(-). Duta Pertiwi (Real Estate)
60(28). Adhi Karya Persero (Barang Modal)
61(62). Polychem Indonesia (Real Estate)
62(41). Ciputra Surya (Material)
63(-). Sumalindo Lestari Jaya (Material)
64(57). Wahana Ottomitra Multiartha (Keuangan Nonbank)
65(50). Kawasan Industri Jababeka (Real Estate)
66(27). Bank Rakyat Indonesia (Bank)
67(51). Indosiar Karya Media (Media)
68(44). Fajar Surya Wisesa (Material)
69(36). Citra Marga Nusaphala Persada (Transportasi)
70(64). Bakrie Sumatera Plantation (Makanan & Rokok)
71(69). Gajah Tunggal (Otomotif & Komponen)
72(73). Panin Financial (Asuransi)
73(68). Sinar Mas Agro Resources & Technology (Makanan & Rokok)
74(67). Tempo Scan Pasific (obat-obatan, Bioteknologi)
75(63). Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (Material)
76(76). Bank CIMB Niaga (Bank)
77(65). Bank OCBC NISP (Bank)
78(72). Bank Artha Graha Internasional (Bank)
79(-). Bakrieland Development (Real Estate)
80(81). Indah Kiat Pulp & Paper (Material)
81(70). Bank Pan Indonesia (Bank)
82(80). Berlian Laju Tanker (Transportasi)
83(89). Kalbe Farma (obat-obatan, Bioteknologi)
84(87). Ramayana Lestari Sentosa (Ritel)
85(85). Barito Pasific (Material)
86(84). Bank Permata (Bank)
87(4). Bank Internasional Indonesia (Bank)
88(5). Lippo Karawaci (Real Estate)
89(82). Global Mediacom (Media)
90(83). Medco Energi Internasional (Energi)
91(98). Gudang Garam (Makanan & Rokok)
92(92). Bank Danamon Indonesia (Bank)
93(91). Energi Mega Persada (Energi)
94(95). Bumi Resources (Energi)
95(-). XL Axiata (Jasa Telekomunikasi)
96(97). Bank Negara Indonesia (Bank)
97(88). HM Sampoerna (Makanan & Rokok)
98(99). Bakrie & Brothers (Barang Modal)
99(94). Indosat (Jasa Telekomunikasi)
100(100). Telekomunikasi Indonesia (Jasa Telekomunikasi)

09
Jun
10

Globe Asia Edisi Juni 2010 : 150 Orang Terkaya di Indonesia

Ini adalah kali keempat Majalah Globe Asia merilis daftar 150 orang kaya Indonesia. Pada tahun 2010 ini ada 2 orang baru di daftar 10 teratas, yaitu Dato Low Tuck Kwong  di posisi #8 dan Peter Sondakh di posisi #9 menggeser Murdaya Poo ke posisi #11 dan Hashim Djojohadikusumo ke posisi #12. Dalam daftar 150 ini ada 6 orang kaya baru, yaitu Dato Low Tuck Kwong (#8), Johan Lensa (#63), Stanley S. Atmadja (#112), Boyke Gozali (#132), Hermes Thamrin (#148) dan Suryo Pranoto (#150).

Bagi yang merasa bokapnya, mertuanya, sodaranya, temennya deelel tidak masuk daftar harap maklum Globe Asia juga manusia …   :)

Inilah daftar lengkapnya:

1(1).  Budi Hartono, 69, Djarum, US$ 4,8 Milyar.
2(2). Eka Tjipta Widjaja, 87, Sinar Mas, US$ 4,0 Milyar.
3(3). Anthony Salim, 61, Salim Group, US$ 3,6 Milyar.
4(4). Aburizal Bakrie, 63 Tahun, Bakrie Group, US$ 2,6 Milyar.
5(6). Martua Sitorus, 50, Wilmar International Holding, US$ 2,5 Milyar.
6(4). Putera Sampurna, 60, Sampoerna Capital, US$ 2,4 Milyar.
7(7). Sukanto Tanoto, 60, Raja Garuda Mas, US$ 1,8 Milyar.
8(-). Dato Low Tuck Kwong, 61, Bayan Resources, US$ 1,5 Milyar
9(1). Peter Sondakh, 58, Rajawali Group, US$ 1,3 Milyar.
10(8). Eddy William Katuari, 59, Wings Group, US$ 1,3 Milyar.

141(142). Supramu Santosa, 62, Supreme Energy, US$ 80 Juta.
142(139). Husein Sutjiadi, 56, Davomas, US$ 80 Juta.
143(145). Luntungan Honoris, 61, Modern Group, US$ 78 Juta.
144(144). Kaharudin Ongko, 73, Ongko Group, US$ 74 Juta.
145(147). Rachmat Mulia Suryahusada, 66, Bank Bumi Artha, US$ 71 juta.
146(149). Awong Hidjaja, 59, Panasia Group, US$ 69 Juta.
147(-). Bambang Soesatyo, 48, Kodeco, US$ 68 Juta.
148(-). Hermes Thamrin, 62, Global Group, US$ 65 Juta.
149(150). Shanti Posposoetjipto, 63, Ngrumat Bondo Utomo, US$ 64 Juta.
150(-). Suryo Pranoto, 62, Sari Makmur, US$ 62 Juta.

02
Jun
09

Majalah Globe Asia : 150 Orang Terkaya Indonesia 2009

Daftar Orang Terkaya Indonesia 2010

Akhir Mei 2008, saya iseng2 posting daftar 150 orang terkaya Indonesia versi Majalah Globe Asia, tidak saya duga setelah 1 tahun postingan ini masih mendatangkan traffic dari mana-mana (terutama oom Google).  Sebagai wujud terima kasih untuk semua yang pernah berkunjung dan memberikan komen, saya posting versi terbaru, tahun 2009. Mudah2an bermanfaat.

Salam sehat, sejahtera, bahagia dan kaya-raya untuk semua!

Daftar Orang Terkaya Indonesia 2009, versi Majalah Globe Asia (Dimuat di Volume 3 Number 6, 2009):

1.(2).  Budi Hartono, 68, Djarum, US$ 4,1 Milyar.
2.(3). Eka Tjipta Widjaja, 86, Sinar Mas, US$ 3,2 Milyar.
3.(4). Sudono Salim, 94, Salim Group, US$ 2,68 Milyar.
4(5). Putera Sampurna, 62, Sampoerna Capital, US$ 2,2 Milyar.
5(1). Aburizal Bakrie, 62 Tahun, Bakrie Group, US$ 1,85 Milyar.
6(12). Martua Sitorus, 49, Wilmar International Holding, US$ 1,3 Milyar.
7(7). Sukanto Tanoto, 59, Raja Garuda Mas, US$ 1,15 Milyar.
8(8). Eddy William Katuari, 57, Wings Group, US$ 1,1 Milyar.
9(10). Murdaya Poo dan Siti Hartati, 68/63, Berca/Sentral Cipta Murdaya, US$ 993 Juta.
10.(14). Hashim Djojohadikusumo, 55, Tirtamas Group, US$ 1,05 Milyar.

141(144). Johannes Siegfried, 44, Deli Indah Perkasa, US$ 78 Juta.
142(146). Supramu Santosa, 61, Star Energy, US$ 77 Juta.
143(100). G. Lukman Pudjiadi, 52, Jayakarta Group, US$ 76 Juta.
144(143). Kaharudin Ongko, 72, Ongko Group, US$ 71 Juta.
145(74). Luntungan Honoris, 60, Modern Group, US$ 69 Juta.
146(-). Bambang Soesatyo, 47, Kodeco, US$ 68 Juta.
147(145). Rachmat Mulia Suryahusada, 60, Bank Bumi Artha, US$ 68 juta.
148(92). Cahyadi Kumala, 64, Bukit Sentul, US$ 68 Juta.
149(149). Awong Hidjaja, 58, Panasia Group, US$ 67 Juta.
150(148). Shanti Posposoetjipto, 62, Ngrumat Bondo Utomo, US$ 65 Juta.

Lebih lengkap bisa dilihat disini.

29
Mei
08

150 Orang Terkaya Indonesia 2008 Versi Majalah Globe Asia

150 Terkaya Indonesia Tahun 2010

150 Terkaya Indonesia Tahun 2009

Majalah Globe Asia Edisi June 2008 (Volume 2 Number 6) mempublikasikan 150 Daftar Orang Terkaya Indonesia. Membandingkan dengan tahun 2007, terdapat kenaikan total kekayaan dari US$ 46,6 Miliar menjadi US$ 69,3 Miliar. Rata-rata juga mengalami kenaikan dari US$ 311 Juta menjadi US$ 448 Juta. Pada posisi puncak, seperti yang sudah diduga, dipegang oleh Aburizal Bakrie dengan kekayaan mencapai US$ 9,2 Miliar sedangkan posisi buncit (#150) adalah adik tiri mantan Presiden Soeharto, Probosutejo, dengan nilai US$ 66 Juta.

Setelah majalah ini dipublikasikan banyak media massa yang menyimpulkan Aburizal Bakrie adalah orang terkaya di Asia Tenggara, dengan merujuk pada laporan majalah Forbes Asia mengenai 40 orang terkaya di beberapa negara Asia, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina. Dari data ini, Robert Kuok (orang terkaya di Malaysia ‘hanya’ memiliki kekayaan US$ 7,6 Miliar dan orang terkaya di Singapura, Ng Teng Fong, ‘hanya’ memiliki asset US$ 6,7 Miliar.

Tetapi Forbes Asia Edisi June 2, 2008, yang mempublikasikan 40 orang terkaya Malaysia menginformasikan bahwa Kekayaan Robert Kuok telah menggelembung menjadi US$ 10 Miliar. Artinya posisi #1, Ical kembali digusur oleh Taipan Malaysia ini! :)

Bagi yang penasaran, disampaikan daftar lengkapnya di bawah ini.

1. Aburizal Bakrie, 61 Tahun, Bakrie Group, US$ 9,2 Milyar.
2. Budi Hartono, 67, Djarum, US$ 6,8 Milyar.
3. Eka Tjipta Widjaja, 85, Sinar Mas, US$ 3,8 Milyar.
4. Sudono Salim, 93, Salim Group, US$ 3,04 Milyar.
5. Putera Sampurna, 60, Sampoerna Capital, US$ 2,42 Milyar.
6. Rachman Halim, 61, Gudang Garam, US$ 2 Milyar.
7. Sukanto Tanoto, 58, Raja Garuda Mas, US$ 1,43 Milyar.
8. Eddy William Katuari, 57, Wings Group, US$ 1,21 Milyar.
9. Prajogo Pangestu, 57, Barito Pasific, US$ 1,2 Milyar.
10. Murdaya Poo, 67, Berca, US$ 1,1 Milyar.

141. Rahmat Gobel, 45, Gobel International, US$ 80 Juta.
142. Husein Sutjiadi, 54, Davomas, US$ 80 Juta.
143. Kaharudin Ongko, 71, Ongko Group, US$ 78 Juta.
144. Johannes Siegfried, 43, Deli Indah Perkasa, US$ 75 Juta.
145. Rachmat Mulia Suryahusada, 59, Bank Bumi Artha, US$ 75 juta.
146. Supramu Santosa, 60, Star Energy, US$ 75 Juta.
147. Husen Lumenta, 63, Himalaya Tunas Texindo, US$ 71 Juta.
148. Shanti Posposoetjipto, 60, Ngrumat Bondo Utomo, US$ 68 Juta.
149. Awong Hidjaja, 57, Panasia Indosyntec, US$ 67 Juta.
150. Probosutejo, 78, Mercu Buana Group, US$ 66 Juta.

Lainnya bisa dilihat disini.

17
Mei
08

40 Orang Indonesia Terkaya Setelah 10 Tahun Reformasi

Majalah Tempo 12-18 Mei 2008 edisi khusus 10 tahun Reformasi (1998-2008), menyorot jatuh dan bangun [lagi] konglomerat Indonesia. Ada beberapa pemain baru yang muncul, tidak kurang yang bangkrut tergerus badai ekonomi 1998. Tetapi kesimpulan Tempo, para Taipan masih pemain lama. Kalau mau meminjam istilah Arifin Panigoro, sebut saja 4L: Lu Lagi, Lu Lagi. Apa juga termasuk Bang Arifin? :lol:

Beberapa bulan sebelumnya, majalah Forbes sudah mendeklarasikan 40 orang terkaya di Indonesia 2007, dimana Aburizal Bakrie berada di puncak menyalip orang terkaya 2006, Sukanto Tanoto. Padahal tahun 2006, ahli waris utama group Bakrie dan juga Menko Kesra kabinet SBY masih bercokol di posisi 6.

Jika ada yang penasaran inilah daftar lengkapnya:

1. Aburizal Bakrie dan keluarga (5,4 miliar dolar AS)
2. Sukanto Tanoto (4,7 miliar AS)
3. R Budi Hartono (3,14 miliar dolar AS)
4. Michael Hartono (3,08 miliar dolar AS)
5. Eka Tjipta Widjaja dan keluarga (2,8 miliar dolar AS)
6. Putera Sampoerna dan keluarga (2,2 miliar dolar AS)
7. Martua Sitorus (2,1 miliar dolar AS)
8. Rachman Halim (1,6 miliar dolar AS)
9. Peter Sondakh (1,45 miliar dolar AS)
10.Eddy William Katuari (1,39 miliar dolar AS)
11. Anthoni Salim & keluarga (1,3 miliar dollar AS)
12. Mochtar Riady & keluarga (950 juta dollar AS)
13. Murdaya Poo (900 juta dollar AS)
14. Arifin Panigoro & keluarga (880 juta dollar AS)
15. Hary Tanoesoedibjo (815 juta dollar AS)
16. Trihatma Haliman (790 juta dollar AS)
17. Sjamsul Nursalim & keluarga (550 juta dollar AS)
18. Chairul Tanjung (450 juta dollar AS)
19. Paulus Tumewu (440 juta dollar AS)
20. Prajogo Pangestu (420 juta dollar AS)
21. Soegiharto Sosrodjojo & keluarga (335 juta dollar AS)
22. Sutanto Djuhar & keluarga (350 juta dollar AS)
23. Hadi Surya 345 juta dollar AS)
24. Aksa Mahmud (340 juta dollar AS)
25. Harjo Sutanto & keluarga (315 juta dollar AS)
26. Soegiarto Adikoesoemo & keluarga (310juta dollar AS)
27. Husein Djojonegoro & keluarga (305juta dollar AS)
28. Kartini Muljadi (260 juta dollar AS)
29. Edwin Soeryadjaya (250 juta dollar AS)
30. Jusuf Kalla (230 juta dollar AS)
31. Tan Kian (225 juta dollar AS)
32. Ciputra (205 juta dollar AS)
33. Bambang Trihatmodjo (200 juta dollar AS)
34. George & Sjakon Tahija (195 juta dollar AS)
35. Kris Wiluan (185 juta dollar AS)
36. Eka Tjandranegara & keluarga (170 juta dollar AS)
37. Alim Markus & keluarga (140 juta dollar AS)
38. Husein Sutjiadi (135 juta dollar AS)
39. Jakob Oetama (130 juta dollar AS)
40. Boenjamin Setiawan (120 juta dollar AS)

Kurs yang digunakan adalah Rp 9.100/USD. Dengan demikian Ical & keluarga (posisi #1) ditaksir memiliki harta sekitar Rp 49,14 Triliun, sedangkan dibontot Boenjamin Setiawan Rp 1,092 Triliun.

Nah tinggal tentukan posisi anda ada dimana? :lol:

22
Mar
08

12 Konglomerat Indonesia Paling Berjaya Tahun 2007

Ada berita menarik di Warta Ekonomi tanggal 12 Maret 2008 yang mempublikasikan profil 12 Konglomerat paling bersinar selama tahun 2007. Posisi puncak diduduki oleh Grup Sinar Mas yang dikomandani oleh Eka Tjipta Widjaja dengan total asset mencapai Rp 72,83 Triliun. Grup Bakrie yang dipimpin oleh orang Indonesia terkaya versi majalah Forbes, Aburizal Bakrie, hanya nongkrong di posisi #4.

Inilah daftar lengkapnya:
1. Grup Sinar Mas (Eka Tjipta Widjaja), Rp 72,83 Triliun.
2. Grup Raja Garuda Mas (Sukanto Tanoto), Rp 72 Triliun.
3. Grup Astra, Rp 61,75 Triliun.
4. Grup Bakrie, Rp 51,28 Triliun.
5. Grup Djarum, Rp 41 Triliun.
6. Grup Salim, Rp 39,4 Triliun.
7. Grup Lippo (Mochtar Riady), Rp 35,8 Triliun.
8. Grup Gudang Garam, Rp 21,88 Triliun.
9. Grup Medco (Arifin Panigoro), Rp 21 Triliun.
10. Grup Bhakti Investama (Hary Tanoesoedibjo), Rp 18,7 Triliun.
11. Grup Sampoerna, Rp 18,2 Triliun.
12. Grup Para (Chairul Tanjung), Rp 15,34 Triliun.

Karena dinilai atas dasar besarnya asset bukan ekuitas (modal) atau keuntungan yang dibukukan, tentunya bukan menjadi ukuran bahwa ‘pemiliknya’ adalah yang terkaya dan perusahaan2 di dalam kelompok tersebut paling sehat.

Tetapi paling tidak kita punya gambaran inilah para pelakon bisnis yang akan sangat menentukan bagaimana pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Baca berita lengkap sumbernya.




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.